Mari Bersama Memajukan Pariwisata Di Kota Banda Aceh

DSC_0123Banda Aceh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Banda Aceh Drs Reza Fahlevi MSi, Jumat 22/2 melantik dan mengambil sumpah Hasnanda Putra, ST, MM sebagai Kepala Bidang (Kabid) promosi dan pemasaran Dinas tersebut.

Menjabat posisi sebagai seorang Kabid promosi dan pemasaran pada Disbudpar Kota Banda Aceh tentunya sangat memiliki peranan penting dalam mengemban tugasnya untuk dapat mempromosikan sekaligus memasarkan pariwisata yang ada di Kota Banda Aceh ini agar dapat dilirik oleh parah kalangan turis dari manca Negara dan juga lokal.

Hasnanda Putra ST, MM saat ditemui Kabar Aceh paska enam hari setelah dirinya dilantik sebagai Kabid Promosi dan pemasaran Disbudpar Kota Banda Aceh di sebuah ruangan berukuran strategis yang bersih ditambah satu buah aircond yang membuat ruangan tersebut terasa sejuk dan harum, sebuah meja bewarna coklat plitur dan kursi direksi menambah kesan elegan didalamnya, terlihat susunan map dan tumpukan buku yang rapi diatas mejanya. Menyambut baik kedatangan wartawan Kabar Aceh dengan nada bicara yang sopan dan lembut.

Saat ditanya tentang program-program yang akan dia laksanakan sebagai seorang Kabid promosi dan pemasaran yang baru di Disbudpar Kota Banda Aceh Hasnanda mengatakan untuk saat ini dirinya masih melanjutkan kegiatan seperti yang sudah dilakukan di tahun sebelumnya misalnya seperti kegiatan festival coffe and food, putro phang art and music wekendshow dan event-event yang sudah terlaksana di tahun sebelumnya yang akan kita lanjutkan kembali.

Lebih lanjut ia mengatakan kemungkinan kalau untuk tahun 2014 mendatang selain kita mengisi yang sudah ada juga saya sedang mencari celah atau cara agar bisa mengadakan event yang memiliki unsur spiritual yang yang berkaitan dengan mesjid raya.

“Misalnya akan kita gelar event festival mesjid raya, atau sentuhan lain yang memang bisa mendukung visi Banda Aceh saat ini sebagai kota madani. Jadi Insya Allah kedepan nanti akan dibuat beberapa event yang terkait dengan Banda Aceh model kota madani” Pungkasnya dengan serius.

Hasnanda juga menambahkan sekarang ini kan ada Visit Aceh year 2013 jadi promosi untuk pariwisata itu harus gencar ditingkat Provinsi khusunya. Dengan begitu otomatis akan melibatkan obyek-obyek pariwisata yang ada di Kota Banda Aceh.

“Apalagi kita ada basajan (Banda Aceh, Sabang, Jantho) jadi didalam basajan ini pariwisatanya saling terkait contohnya turis yang berkunjung ke Banda Aceh pastinya dia akan kepantai seperti lampu’uk, brayeun dan setelah puas berkeliling menikmati obyek wisata di Banda Aceh dan Aceh Besar pasti dirinya akan singgah ke Pulau Weh yang berada di Kota sabang.

“Menurut informasi yang saya terima sekarang ini untuk promosi pariwisata di Kota Banda Aceh, kita ada kerja sama dengan beberapa pihak, seperti Televisi, majalah-majalah travel, Koran nasional, media online dan juga media lokal”

Dan tahun lalu Disbudpar Kota Banda Aceh sudah menyiapkan pusat informasi tentang wisata dan budaya Kota Banda Aceh ini, tepatnya di rumah resident ibnu syahdan yang disamping kfc simpang lima Kota Banda Aceh, jadi disitu memang akan menjadi rumah pusat informasi wisata dan budaya kota Banda Aceh.

“Rumah itu baru selesai direhap oleh dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Banda Aceh kita juga sudah memasuki seluruh perlengkapan yang dibutuhkan jadi hanya tinggal menempatkannya saja. Jadi untuk informasi tentang pariwisata dan juga Budaya kota Banda Aceh semuanya nanti bisa diakses disitu seperti sejarah Banda Aceh, Walikota yang pernah menjabat dari masa ke masa hingga saat ini, juga aneka info pariwisata dan budaya lainnya yang ada di Kota Banda aceh bisa diakses secara gratis buat siapa saja”

Hasnanda yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Seksi Limbah dan Drainase Pemukiman pada Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Banda Aceh ini mengharapkan kepada seluruh elemen masyarakat warga Kota Banda Aceh untuk sama-sama kita memajukan pariwisata Kota Banda Aceh.

“Saya juga sangat berharap kepada semua elemen masyarakat warga Kota Banda Aceh dapat menjaga kebersihan di segala aspek, baik trotoar, caffe, rumah makan, tempat-tempat rekreasi juga obyek-obyek wisata lainnya. Dengan begitu  para turis yang datang ke Banda Aceh pasti akan meninggalkan kesan yang baik”

Pemerintahan kota Banda Aceh dan Dinas Budaya dan pariwisata juga tidak bisa bekerja sendiri akan apa yang sudah dicapai selama ini. semua itu berkat bantuan dari seluruh element masyarakat jadi saya mengahrapkan rekan-rekan di Dinas ini, Media, dan seluruh element masyarakat kota Banda Aceh lainnya agar dapat mendukung untuk menyukseskan Visit Banda Aceh dan visi Banda Aceh sebagai Kota Madani karena dengan hasil yang sudah di dapat  saat ini, kita belum bisa puas dan harus bisa lebih di tingkatkan lagi. Tegasnya. (Aditya)

Tinggalkan Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s